21.1.11

ENAM BENTUK TANGGA

Berbagai macam bentuk tangga marak menghiasi hunianhunian, tidak hanya sebagai jalur sirkulasi manusia kebawah keatas atau sebaliknya, tapi juga merupakan elemen estetis yang mulai diperhatikan.

Tetapi perlu diingat bahwa tangga yang indah belum tentu begitu saja cocok ditempatkan dirumah kita karena bentuk tangga juga tergantu ruang yang difasilitasi tangga tersebut. Berikut ini adalah enam bentuk tangga sesuai bentuk ruang yang cocok

TANGGA LURUS - MODEL I
Ada yang menyebut tangga model ini adalah one wall stair. Tangga ini menerus dari bawah keatas dalam satu arah, tanpa berbelok. Kadang ditengah terdapat bordes sebagai area transisi atau istirahat. Tangga lurus membutuhkan ruang tangga yang panjang, artinya butuh tempat yang lebih banyak secara horizontal. Dapat dikatakan inilah kelemahan,tangga model lurus karena akan memakai lahan yang panjang. Biasanya digunakan pada rumah luas yang berbentuk memanjang seperti lorong yang beratap sedang atau rendah. Penggunaan bentuk ini akan menghasilkan ruang bawah tangga yang cukup luas sehingga dapat dimanfaatkan menjadi ruang tertentu.
TANGGA BERBELOK ARAH - MODEL L
Tangga ini pada ketinggian tertentu berbelok arah (atau seperti membentuk huruf L, karena panjang tangga tidak memungkinkan untuk dibuat lurus seperti model I. Tentunya lebih hemat ruang karena bisa mengikuti bentuk dinding, sehingga tangga semacam ini banyak sekali digunakan di hunian-hunian modern karena dapat ditempatkan dipojok ruang. Tempat berbeloknya arah tangga ini biasanya digunakan untuk bordes. Pada rumah tinggal kebanyakan, tangga berbentuk huruf L sangatlah digemari. Ini disebabkan tangga jenis tersebut dapat dipadukan secara baik dengan denah dan struktur rumah yang pada umumnya berbentuk persegi empat. Tangga bentuk L masih memungkinkan memanfaatkan ruang bawah tangga.
TANGGA BERBALIK ARAH - MODEL U
Tangga paling umum digunakan oleh masyarakat kita. Hampir sama dengan tangga model L, hanya saja tangga model ini pada ketinggian tertentu tidak hanya berbelok arah tapi berbalik arah dari arah datang. Tidak terlalu membutuhkan ruang seluas tangga model I ataupun U. Sangat umum digunakan di unit-unit perumahan yang rata-rata tidak terlalu luas. Ruang bawah tangga lebih luas dibandingkan dengan model I dan L, bahkan bisa digunakan untuk kamar mandi atau gudang.

TANGGA BERCABANG - MODEL Y
Adalah tangga yang bercabang. Bentuknya mirip huruf ‘Y’ dengan bordes sebagai pusat tangga. Biasanya pada rumah-rumah besar. Tangga jenis ini memakan ruang yang cukup luas bahkan sangat luas untuk menampilkan kesan megah dan mewah. Alurnya, naik dari bawah kemudian pada area peralihan atau bordes, arah tangga berikutnya akan bercabang ke kiri dan kekanan. Biasanya dari lantai 1 ke lantai 2. Jarang ada yang menggunakan untuk step tangga berikutnya karena tangga bentuk ini fungsi estetisnya lebih ditonjolkan. Selain dirumahrumah mewah biasanya dibangun di gedung-gedung penting.

TANGGA PUTAR – MODEL SPIRAL
Tak memiliki lahan yang luas untuk menempatkan tangga? Gunakan tangga putar. Tangga putar ini kadang ada yang menyebutnya tangga spiral.Tangga ini adalah tangga yang paling hemat tempat. Biasanya hanya membutuhkan area tidak lebih dari 1,5mx1,5m. Sering digunakan sebagai tangga menuju loteng atau tempat jemuran. Penempatannya kadang-kadang di luar ruangan. Bahan material pembuat tangga ini biasanya dari besi karena relatif mudah untuk dibuat melengkung atau spiral. Lebar rata-rata anak tangga horizontal adalah 60 cm. sedang tinggi injakan anak tangga biasanya lebih tinggi dari tangga lain yaitu rata-rata 25 cm. Hanya untuk dilewati satu orang. Tangga ini lebih menekankan fungsi dari pada keindahan meskipun ada juga yang membuatnya tampil menarik.

TANGGA MELINGKAR
Bisa jadi inilah tangga yang paling mewah, karena bentuknya yang sangat artistik karena melengkung dimana lengkungannya menciptakan keindahan ruang. Biasanya digunakan pada rumah yang luas dan memiliki atap yang tinggi. Jika memilih mempunyai tangga melingkar, sebaiknya jangan gunakan ruang bawah tangga untuk fungsi apapun karena bisa mengurangi tampilan tangga. Lebih cocok untuk model rumah type klasik, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk yang diterapkan pada rumah minimalis. (rudy dewanto, dari berbagi sumber/foto:istimewa)

Home I Portfolio I Jasa I Konsultasi I Arsitektur I Interior I Lansekap I Tips I Perabot I Perkakas I Jalan-Jalan I Hobi I Kontak I Copyrights @2009-2013 Rudy Dewanto Template by x-template